Dompu – Pagi itu, Jumat (8/5/2026), terlihat banyak sekali warga yang duduk bersila didepan pintu masuk Mal Pelayanan Publik Kabupaten Dompu. Ada yang menghisap rokok, minum kopi dan ada pula yang sibuk dengan handphone nya.
Mereka sendang menunggu anggota keluarga yang sedang mengurus segala keperluan di Mal Pelayanan, ada juga yang mengurus Pasport Untuk keperluan Umroh.
Ditengah suasana itu, suara musik menggelegar keluar dari sebuah ruangan. Dilihat dari papan nama yang tertera, kantor yang bersuara musik pada saat jam kerja itu adalah kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Saat itu, jam menunjukkan pukul 10.01 Wita, pertanda adalah jam kerja. Namun musik masih terdengar, suara nyanyian dengan suara pas-pasan menggema dari dalam kantor itu.
Bahkan ada pula yang bersorak tepuk tangan sebagai imbalan untuk si penyanyi. Suara bersorak semakin riuh ketika salah seorang diantara mereka bernyanyi lagu dangdut.
Suara musik itu tentu saja menggangu warga yang datang ke kantor pemerintahan. Mereka yang harusnya mendapatkan pelayanan optimal tapi justru disuguhkan dengan sikap semena-mena dari para pegawai pemerintahan.
“Seperti nya mereka sedang berkaraoke, dari tadi itu suaranya,” kata salah seorang warga.
Warga tak mempersoalkan para pegawai yang berkaraoke, namun mereka menilai para pegawai itu tak beretika dikala jam kerja justru diisi dengan berkaraoke. Belum lagi, kantor-kantor yang berada di dekat mereka juga sedang bekerja, melayani masyarakat.
Sekitar satu jam lama nya para pegawai berkaraoke, tidak ada yang menegur, seolah-olah mereka berpesta, bersenang-senang usai menjalankan program Jumat bersih. (Fr).







