Dompu – Ada cara berbeda untuk mengenal Tambora, bukan hanya dengan memandang puncaknya dari kejauhan, bukan pula sekadar menyusuri hamparan savananya, tetapi dengan berlari menyusuri denyut alam yang menjadi jantung kehidupannya.
Sekitar 500 pelari dari berbagai daerah di Indonesia datang untuk merasakan itu melalui “Tambora Jungle Run 2026”, sebuah perhelatan yang mempertemukan semangat olahraga dengan keindahan alam dan pesan penting tentang menjaga kelestarian Tambora.
Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE secara langsung melepas peserta kategori 10K Savana Trail dan 5K Fun Trail yang mengambil lokasi di kawasan Sanctuary Resort Doroncanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Namun, Bupati tidak berhenti pada seremoni pelepasan. Bersama sang istri, Onty Farianti, Ketua TP-PKK Kabupaten Dompu, Bambang Firdaus turut mengenakan perlengkapan lari dan berpartisipasi dalam kategori 5K Fun Trail.
Partisipasi tersebut menjadi pesan sederhana namun kuat bahwa pemerintah daerah hadir dan ikut merasakan semangat yang dibangun melalui kegiatan olahraga berbasis alam tersebut.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda juga ikut ambil bagian. Di antaranya Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi NTB, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Kajari Dompu, Dandim 1614/Dompu, Kapolres Dompu, sejumlah kepala SKPD beserta jajaran, serta para camat se-Kabupaten Dompu.
Tambora Jungle Run 2026 menghadirkan tiga kategori dengan karakter lintasan yang berbeda. Kategori 40K Sea to Summit Star pada pukul 05.15 WITA dari Sarae Nduha. lintasan panjang tersebut membawa peserta dari kawasan pesisir menuju kawasan Gunung Tambora, menyajikan tantangan sekaligus pengalaman menjelajah bentang alam Tambora.
Selanjutnya, kategori 10K Savana Trail dilepas pada pukul 06.30 WITA, bersamaan dengan kategori 5K Fun Trail mengambil start dan finish di kawasan Sanctuary Resort Doroncanga.
Ketiga kategori tersebut menjadi cara berbeda untuk menikmati Tambora. Ada yang mengejar tantangan, ada yang mengejar pengalaman, dan ada pula yang sekadar ingin merasakan bagaimana rasanya berlari di tengah lanskap alam yang menjadi salah satu kekuatan wisata Kabupaten Dompu. (Fr).






