Dompu – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, sukses menjadi fasilitator pelaksanaan operasi katarak terhadap 300 orang pasien yang berasal dari seluruh wilayah di Dompu.
Pelaksanaan operasi itu berjalan sukses berkat kerjasama dan kolaborasi antara Pemda Dompu dengan Persatuan dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) NTB dan The Fred Hollows Foundation (FHF) Australia.
Bakti sosial operasi katarak dan pterigium itu dilaksanakan di RSUD Dompu pada Kamis (8/10/2026), digelar dalam rangka memperingati hari penglihatan sedunia.
“Jumlah pasien yang di screening di 10 Puskesmas sebanyak 460 pasien. Rencananya jumlah tersebut dibagi 2 tahap, Hari ini 8 Oktober 300 pasien dan tanggal 14 November 2026 nanti 160 pasien,” kata direktur RSUD Dompu, dr Fitratul Ramadhan.
BACA JUGA
Operasi Amandel Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah, Kini Bisa di RSUD Dompu
Dikatakannya, baksos ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pasien yang membutuhkan penglihatan agar dapat kembali bekerja, berpindah serta mengurangi angka penderita katarak dan pterigium yang saat ini sangat tinggi di NTB.
“Insya Allah bermanfaat terutama pada pasien yang membutuhkan penglihatan dalam bekerja. Minimal untuk orangtua kita bisa beribadah kembali dengan baik, bebas dari pendamping,” tuturnya.
“Dan juga angka penyakit mta di NTB ini nomor 2 di Indonesia, jadi fokusnya mengurangi penyakit katarak dan pterigium,” tambahnya.
Penjabat (Pj) Sekda Dompu H. Khairul Insyan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), para dokter, tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana.
“Pemerintah Kabupaten Dompu menyadari bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan membutuhkan kerja bersama. Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri, semangat kolaborasi seperti ini harus terus kita bangun,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Aji Mpera itu mengatakan, tema peringatan hari mata sedunia tahun ini yakni ‘love your eyes’, skrining mata langkah kecil untuk manfaat besar. Tema ini kelihatan sederhana tapi memiliki satu pesan yang dalam.
Menurutnya, mata adalah organ vital yang sangat berpengaruh terhadap produktivitas harian. Gangguan pada penglihatan dapat langsung menurunkan performa kerja. Menjaga kesehatan mata sangat penting agar produktivitas dan mata pencaharian tetap berjalan lancar.
“Menjaga mata berarti merawat kesehatan penglihatan sekaligus menjaga fokus dan keselamatan kerja agar sumber penghidupan tetap berjalan dengan baik dan produktif,” ujarnya. (Fr)







