Dompu – Bupati Dompu, Bambang Firdaus berharap kehadiran PT Sumbawa Timur Mining (STM) menjadi lokomotif penggerak ekonomi warga, penyumbang pendapatan daerah (PAD) melakukan pajak dan lapangan pekerjaan untuk warga Dompu.
Perihal itu disampaikan Bambang dalam pertemuan sharing informasi perkembangan proyek dengan PT STM yang berlangsung di ruang rapat bupati Senin (13/4/2026) kemarin.
“Hadirnya PT STM untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) merupakan solusi penggerak ekonomi warga, peningkatan PAD dari pajak serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” kata Bambang Firdaus.
BACA JUGA
Dikatakannya Pemkab Dompu berkomitmen untuk memfasilitasi segala hal yang dibutuhkan oleh PT STM dalam menjalankan aktifitasnya. Bupati Bambang juga mengharapkan dukungan masyarakat untuk proyek yang tengah dikerjakan oleh PT STM.
“Kegiatan sharing informasi ini bisa diagendakan tiga atau empat kali selama setahun agar penyampaian aktivitas tambang terus berlanjut dan tidak terputus. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahan kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) di PT STM Yan Fuadi mengatakan pengelolaan proyek Hu’u, deposit tembaga-emas kelas dunia (Tier-1), dan Sumbawa Timur Geothermal (STG) mengembangkan potensi panas bumi di wilayah kerja pertambangan.
Sejak mulai berdiri tahun 1998, proyek eksploitasi atau produksi tambang emas PT STM di Hu’u, Sumbawa, ditargetkan baru bisa dilaksanakan pada tahun 2030 hingga 2032.
Saat ini, PT Sumbawa Timur Mining (STM) fokus memperkuat keselamatan kerja melalui rangkaian bulan K3 Nasional, intensif di Site Hu’u, Dompu, serta melanjutkan pengembangan proyek pertambangan tembaga dan potensi panas bumi
“STM mengutamakan standar lingkungan ketat, keselamatan kerja kolaborasi komunitas, serta studi kelayakan berbasis teknologi untuk memastikan operasi yang aman, bertanggung jawab, dan patuh regulasi”ungkapnya. (Ig).






