Dompu – Kepala SDN 09 Dompu, Yati Kusmiyanti menjadi sorotan setelah aksinya yang diduga menerbitkan SK untuk honorer siluman terungkap. Akibatnya, honorer yang diketahui jarang masuk sekolah itu kini telah menjadi ASN PPPK tahun anggaran 2024.
Berdasarkan informasi yang beredar, SK yang diterbitkan oleh Yati diperuntukkan untuk suaminya inisial FE (46) dan adik kandungnya inisial SI (44). FE dan SI tidak pernah mengajar namun memiliki SK pengangkatan sejak tahun 2019-2024.
Keberadaan FE dan SI pada SDN 9 menjadi sorotan setelah diakui oleh sejumlah guru yang menyebutkan keberadaan keduanya di sekolah itu tak lebih dari dua tahun.
Sejumlah guru SDN 09 Dompu kepada media ini, Selasa (01/07/2025) memberikan kesaksian bahwa suami kepala sekolah inisial FE (46) dan adik kandungnya inisial (SI) itu bukanlah honorer SDN 09 Dompu yang mengabdi sejak tahun 2019 hingga tahun 2024.
“Keduanya merupakan guru honorer baru di SDN 09 Dompu, suaminya FE masuk bulan Agustus tahun 2024. Sedangkan adiknya SI masuk bulan April tahun 2025.Faktanya memang seperti itu. Absensi kehadiran saja tidak pernah diisi dan ditandatangani,” kata sejumlah guru pada wartawan belum lama ini.
Para guru yang enggan disebutkan namanya ini mengaku telah melaporkan masalah ini ke Dikpora dan BKD. Bahkan para guru telah menyampaikan protes dan meminta kepada Bupati Dompu, Bambang Firdaus melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar meninjau kembali SK pengangkatan mereka sebagai ASN PPPK.
“Suaminya itu mantan honorer di KCD Dompu tahun 2018, setelah itu sudah tidak lagi honorer. Sementara adiknya merupakan CPNS K2 tahun 2016 yang dipecat. Sejak saat itu sudah tidak lagi mengajar,” ungkap para guru.
Kepala SDN 09 Dompu, Yati Kusmiyanti, yang dihubungi wartawan mengungkapkan, suaminya FE (46) dan adiknya SI (44) itu merupakan honorer yang sudah terdata dalam database honorer Kategori dua (K2). Mengenai keberadaan mereka di SDN 09 Dompu, dikatakannya hanyalah guru honorer pindahan.
“Terkait itu yang bersangkutan telah terdata di K2 dan di sekolah (SDN 9) hanya pindahan. Mereka sudah terdata di K2,” tuturnya.







